RIZKI-KU ADA DI LANGIT, BUKAN DI TEMPAT KERJA!

 

 

rezseki

Renungan..!!
RIZKI-KU ADA DI LANGIT, BUKAN DI TEMPAT KERJA!

Belajar Tawakal pada Putri yg berumur 10 Tahun …

Hatim Al Ashom rahimahullah, Ulama besar muslimin, teladan kesederhanaan dan tawakal.

Hatim rahimahullah, suatu hari berkata kepada istri dan 9 putrinya bahwa ia akan pergi untuk menuntut ilmu.

Istri dan putri-putrinya keberatan. Karena siapa yang akan memberi mereka makan.

Salah satu dari putri-putri itu ada yg berusia 10 tahun dan hapal Al Quran.

Dia menenangkan semua: “Biarkan beliau pergi. Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!”

Hatim pun pergi
Hari itu berlalu, malam datang menjelang …

Mereka mulai lapar. Tapi tidak ada makanan. Semua mulai memandang protes kepada putri yg berumur 10 tahun yang telah mendorong kepergian Ayah mereka.

Putri hapal Al Quran itu kembali meyakinkan mereka: “Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!”

Dalam suasana seperti itu, pintu rumah mereka diketuk. Pintu dibuka. Terlihat para penunggang kuda.
Mereka bertanya:
“Adakah air di rumah kalian?”

Penghuni rumah menjawab:
“Ya, kami memang tidak punya apa-apa kecuali air”.

Air dihidangkan. Menghilangkan dahaga mereka.

Pemimpin penunggang kuda itu pun bertanya:
“Rumah siapa ini?”

Penghuni rumah menjawab: “Hatim al Ashom”.

Penunggang kuda terkejut: “Hatim, ulama besar muslimin..”

Penunggang kuda itu mengeluarkan sebuah kantong berisi uang dan dilemparkan ke dalam rumah dan berkata kepada para pengikutnya:
“Siapa yang mencintai saya, lakukan seperti yang saya lakukan..”

Para penunggang kuda lainnya pun melemparkan kantong-kantong mereka yang berisi uang. Sampai pintu rumah sulit ditutup, karena banyaknya kantong-kantong uang.
Mereka kemudian pergi.

Tahukah antum, siapa pemimpin penunggang kuda itu…?

Ternyata Abu Ja’far Al Manshur, Amirul Mukminin.

Kini giliran putri 10 tahun yang telah hapal Al Quran itu memandangi ibu dan saudari-saudari nya. Dia memberikan PELAJARAN AQIDAH yang sangat mahal sambil menangis, dia berkata:

” JIKA SATU PANDANGAN MAKHLUK BISA MENCUKUPI KITA, MAKA BAGAIMANA JIKA YANG MEMANDANG KITA ADALAH AL KHOLIQ ..!! ”

*
Terimakasih Nak, kau telah menyengat kami yang dominasi kegelisahannya hanya urusan dunia.

Hingga lupa ada Al Hayyu Ar Rozzaq …

Hingga lupa jaminan- Nya:
“dan di LANGIT lah RIZKI kalian …”

Bukan di tempat pekerjaan …
bukan di kebun …
bukan di toko …
tapi …
DI LANGIT !!

Hingga kami lupa tugas besar akhirat,

اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا

“Duhai Allah, jangan Kau jadikan dunia sebagai kegundahan terbesar kami …”

✒ الفَقيْر إلَىٰ عفو رَبِّه

Barakallāhu fiykum

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s