Sedikit Tentang Diriku

Oleh: Wahyuddin bin Mahayuddin

Perkenalkan nama saya adalah Wahyuddin biasa dipanggil wahyu, berasal dari daerah terpencil di pedalaman Kabupaten kotabaru, Kalimantan Selatan. Lebih tepatnya di Desa Tanjung Pelayar yang berjarak 125 Km dari Kabupaten/Kota, sedangkan dari Kabupaten Kotabaru menuju Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan berjarak 350 Km, total perjalanan saya sehingga bisa menginjakkan kaki di Provinsi Kalimantan Selatan adalah 475 Km, dengan lama perjalanan kurang lebih 10 jam menggunakan bus kota,. Saat ini saya menetap di Banjarbaru, Kota Idaman tempat saya menimba ilmu di bangku kuliah. Universitas Lambung Mangkurat memiliki dua lokasi kampus sebagian berada di Banjarmasin dan beberapa fakultas terletak di Kota banjarbaru, kebetulan saya diterima di fakultas teknik yang berlokasi di Banjarbaru.

Saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana dan mungkin bisa dikatakan berada dibawah garis kemiskinan, kedua orang tua saya hanya mampu mengenyam Sekolah Dasar (SD) itupun tidak sampai mendapatkan ijazah. Saat ini saya hanya memiliki ayah yang tinggal bersama dengan adik saya di kampung, karena 2 tahun yang lalu ibu saya telah meninggal dunia akibat kanker payudara. Ayah saya bekerja sebagai nelayan dan bertani sepulang dari melaut dengan penghasilan yang tidak menentu dan hanya cukup untuk membiayai adik saya sekolah. Saat ini adik saya sudah kelas 11 SMK di desa saya.

Saya adalah seorang yang memiliki semangat dan keinginan yang kuat untuk kuliah demi memutus mata rantai kemiskinan yang membelenggu keluarga saya. Waktu itu saya berniat mengangkat martabat keluarga saya. Sehingga selesai Sekolah Menengah Atas (SMA), saya berkesempatan mendapatkan beasiswa dari sekolah karena ketika lulus SMA nilai UN saya yang tertinggi di sekolah. Meskipun Beasiswa dari sekolah hanya mampu membiayai di awal masuk kuliah. Namun Beasiswa inilah  yang mengantarkan saya anak kampung ini yang tidak mampu secara ekonomi dan anak pedalaman Kalimantan bisa menginjakkan kaki untuk yang pertama kalinya di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan yaitu Banjarmasin. Mungkin kalau mengharapkan biaya sendiri, semua ini hanya mimpi yang tidak akan pernah terwujud. Tentu kesempatan ini tidak saya sia-siakan, sehingga saya buktikan dengan bisa lulus SNMPTN  dan diterima di jurusan teknik kimia. Jurusan yang sangat saya impikan, yang awalnya saya hanya bermimpi menjadi mahasiswa teknik ternyata telah menjadi kenyataan. Perasaan ketika itu benar-benar sangat terharu.

Tahun ini adalah tahun ketiga saya sebagai Mahasiswa di Universitas Lambung Mangkurat. Program studi yang saya ikuti selama hampir enam semester ini adalah Program Sarjana (S1) Program Studi Teknik Kimia (Tekkim) Fakultas Teknik. Alasan memilih jurusan ini, menurut saya lulusan teknik kimia  memiliki peluang yang cukup besar dalam mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang bergajih tinggi seperti perusahaan bidang oil & gas . Selain itu, saya menjatuhkan pilihan di jurusan tersebut karena terinspirasi dari artikel sebuah majalah yang mengupas tentang asyiknya menjadi seorang insinyur kimia.

Selama 2,5 tahun saya kuliah, saya harus memutar otak untuk membiayai kehidupan dan biaya studi saya. Berbagai pekerjaan saya geluti mulai dengan menjadi guru les di pusat bimbingan belajar dengan gaji Rp 20.000,00 per satu kali pertemuan, menjadi guru privat untuk anak dosen saya yang akan menghadapi ujian ataupun ulangan, menjadi asisten dosen di kampus sampai jualan camilan seperti kripik pisang pun telah saya jalani. Semua itu untuk mengejar mimpi menjadi sarjana teknik.

Selain bekerja part time di sela-sela waktu kuliah saya juga mengikuti berbagai jenis organisasi baik organisasi internal kampus seperti Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Nano Club UNLAM saya juga tergabung dalam organisasi eksternal kampus diantaranya adalah  Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Tujuan saya bergelut di beberapa organisasi adalah untuk mengasah dan menumbuhkan jiwa leadership yang sangat dibutuhkan di masyarakat dan juga publik speaking yang terus saya kembangkan sebagai bekal untuk terjun di masyarakat ketika lulus kuliah nanti. Kuliah sambil bekerja dan aktif di beberapa organisasi tidak membuat prestasi akademik saya menurun. Saya senantiasa berusaha belajar dengan giat di waktu luang karena tujuan utama saya adalah kuliah yang lain hanyalah sebagai pendukung. Karena saya tidak ingin menjadi mahasiswa yang dapat IPK bagus tetapi tidak mampu menjadi problem solver di masyarakat nanti. Selain itu, saya juga sering mengikuti kompetisi misalnya setiap tahun saya mengikuti kompetisi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA) Perguruan Tinggi dan Olimpiade Sains Nasional Pertamina.

Saya yakin bahwa saya layak mendapatkan beasiswa Van Deventer Mass Stichting, melihat prestasi dan semangat yang ada di dalam diri saya saat ini serta kemampuan akademis yang cukup memuaskan. Sebentar lagi saya akan melakukan suatu penelitian sebagai syarat mutlak untuk menyelesaiakan studi saya. Penelitian yang akan dilakukan membutuhkan dana yang tidak sedikit yang harus saya usahakan sendiri dan  biaya ini yang menjadi masalah yang penting bagi seorang mahasiwa kurang mampu seperti saya. Sementara saya dituntut untuk segera merampungkan kuliah saya karena saya bertanggung jawab untuk membiayai kehidupan keluarga saya mengingat ayah saya yang  sudah tua. Saya kasihan kepada ayahku. Saya tidak ingin ia menghabiskan masa tuanya hanya dengan terus bekerja dengan pekerjaan yang berat. Saya  rasanya ingin membalas semua jasa beliau selama ini yang telah membesarkan saya dengan tetesan keringat dan jerih payah yang luar biasa keras sehingga saya menjadi seperti sekarang ini.

Saya berharap ketika saya bisa terpilih sebagai penerima beasiswa Van Deventer Mass Stichting saya bisa fokus untuk menyelesaikan studi saya dengan tepat waktu tentunya dengan prestasi yang membanggakan. Tercatat sebagai mahasiswa yang lulus dengan predikat cumlauade ketika di wisuda nanti. Setelah menyelasaikan studi saya berharap bisa menjadi seseorang yang dapat memberikan yang terbaik untuk kemajuan daerah di Kalimantan Selatan yang sangat jauh tertinggal pembangunannya dari daerah lainnya. Saya  yang memiliki pendidikan tentu sepenuhnya akan mengabdikan jiwa dan raganya untuk kemajuan bangsa dan negara ini. Salah satunya dengan cara membangun daerah, setidaknya dengan harapan terbangunnya daerah dapat memberikan konstribusi yang besar demi pembangunan dan kemajuan negara yang kita cintai ini, menuju negara sejahtera.

Tentu semua itu bisa saya wujudkan apabila saya bekerja atau mengabdi pada sebuah lembaga. Maka dari itu saya akan melakukan yang terbaik buat lembaga, bekerja dengan sepenuh hati, dengan niatan agar ke depannya lebih baik dan terus mengembangkan lembaga tersebut dengan inovasi-inovasi yang berkualitas. Lembaga atau instansi bagi saya merupakan wadah dalam mempraktekkan, menerapkan dan mengaplikasikan ilmu yang telah di dapat di perguruan tinggi, dengan harapan nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat luas.

Dalam menjalankan sebuah profesi kita harus ada rasa tanggungjawab terhadap profesi yang kita jalankan. Dengan begitu sebuah profesi yang dijalankan akan terasa lebih hidup dan pasti lebih banyak manfaatnya. Umpamanya profesi sebaga seorang dosen, tentu tugas dan kewajiban seorang dosen bukan hanya mengajar dalam kelas, namun dosen juga punya tanggungjawab mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai dengan bidang ilmunya, seperti melakukan penelitian di masyarakat sehingga menghasilkan invasi-inovasi ilmu pengetahuan yang baru dan tentu ini berdampak terus berkembangnya ilmu pengetahuan kedepannya. Itulah gambaran yang akan saya lakukan apapun profesi saya, saya akan terus melakukan inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di Kalimantan Selatan. Dengan niatan yang tulus dan suci dari hati yang paling dalam saya berjanji dalam diri saya sendiri, sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi yang selalu dijunjung tinggi mahasiswa/i, apabila selesai kuliah nanti saya akan melakukan yang terbaik bagi Bangsa dan Negara tanah Pertiwi ini.

Besar harapan saya untuk bisa diterima program beasiswa ini demi kelancaran saya dalam mengikuti proses perkuliahan dan meraih impian saya untuk menjadi penerus Bangsa dan Negara ini.

Demikian esai ini saya tulis dengan sebenarnya. Terimakasih.

Banjarbaru, 10 Maret 2015

Wahyuddin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s